Kenali potensi karir terbaikmu melalui beragam asesmen psikologi yang terukur, cek sekarang juga! ✨✨✨!
brand-logo
secondary-logo
Bea Cukai Sering Viral, Ini Tiga Cara untuk Bisa Kerja Berseragam Customs dan Dapat Gaji Besar
KarirLab TeamMay 30, 2024

Karir Tips

Bea Cukai Sering Viral, Ini Tiga Cara untuk Bisa Kerja Berseragam Customs dan Dapat Gaji Besar

Beberapa minggu ini kita sering sekali menjumpai berita mengenai Bea Cukai di media massa. Konten yang mengulas instansi tersebut juga kerap viral dan jadi FYP di media sosial. Namun, terlepas dari persoalan yang sedang viral, kerja di Bea Cukai rupanya menjadi idaman banyak orang.

Ada beberapa alasan. Tapi paling utama tentu saja karena gaji yang besar. Lalu pertanyaannya, apakah hanya lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang dapat bekerja di Bea Cukai? Jawabannya tidak.

Mengutip situs resmi Kementerian Keuangan, ada tiga cara untuk bisa bekerja mengenakan seragam Customs di Bea Cukai. Apa saja?

1. Rekrutmen Kedinasan via STAN

Para pekerja Bea Cukai merupakan aparatur sipil negara (ASN). Maka, cara pertama yang bisa dilakukan untuk bisa bekerja di instansi tersebut adalah melalui Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN.

Kalian harus lulus seleksi dan mengikuti perkuliahan di sekolah tinggi yang dikelola pemerintah tersebut.

Syarat terbaru untuk bisa mengikuti perkuliahan di STAN adalah sebagai berikut:

  • Lulus SMA/SMK/MA/sederajat
  • Usia 17 – 20 tahun per September di tahun pendaftaran
  • Memenuhi nilai minimum yang dipersyaratkan
  • Khusus jurusan Diploma Bea dan Cukai, tinggi minimal 165 sentimeter (laki-laki) dan 155 sentimeter (perempuan)
  • Tidak memiliki cacat tubuh
  • Tidak buta warna

Jika sudah memenuhi berbagai syarat di atas, selanjutnya kalian akan mengikuti Ujian Saringan Masuk (USM) PKN STAN.

Seleksi masuk ini terdiri dari beberapa tes. Pertama, Seleksi Kemampuan Dasar (SKD). Kedua, Tes Potensi Akademik (TPA). Ketiga, Tes Bahasa Inggris (TBI). Selanjutnya, calon mahasiswa diminta mengikuti psikotes serta ujian kesehatan dan kebugaran.

Proses ini memakan waktu berbulan-bulan. Meski begitu, semua lelah itu akan terbayar bila namamu tertera di daftar nama yang dinyatakan lolos masuk STAN.

Berhasil masuk STAN? Selamat, kamu selangkah lagi menggapai mimpi karena lulusan STAN akan diangkat menjadi PNS di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

2. Seleksi CPNS

Cara kedua untuk bisa bekerja di Bea Cukai adalah dengan mengikuti seleksi CPNS. Jumlah formasi yang dibuka pada setiap pelaksanaan seleksi berbeda-beda, tergantung kebutuhan. Bisa untuk lulusan SMA/SMK sederajat, Diploma III, S1, dan S2.

Proses yang harus dilalui sama seperti pelaksanaan seleksi CPNS di formasi kementerian atau instansi lain. Pertama, mendaftar melalui portal resmi yang dibuka oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kedua, melengkapi berkas persyaratan untuk keperluan seleksi administrasi.

Ketiga mengikuti SKD dan keempat Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Setelah lulus dari kedua tes tersebut, akan ada integrasi nilai SKD dan SKB yang dilakukan oleh panitia seleksi. Nah, hasil integrasi ini kemudian akan di-ranking.

Bila dinyatakan lulus, peserta akan mengikuti pemberkasan dan verifikasi ulang administrasi. Berikutnya, baru akan diangkat menjadi PNS Bea Cukai.

3. Jalur Rekrutmen PPPK atau Honorer

Rekrutmen melalui jalur ini paling jarang dibuka oleh Bea Cukai. Itu karena pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) maupun honorer wajib disesuaikan dengan kebutuhan mendesak di instansi.

Misalnya, Bea Cukai sedang membutuhkan tenaga kehumasan untuk mengerjakan desain grafis. Maka rekrutmen yang dibuka hanya untuk mengisi satu posisi itu. Nah, apabila sudah terisi, belum tentu akan ada rekrutmen lewat jalur ini lagi di tahun berikutnya.

Penjelasan Rekrutmen Jalur Umum

Melalui akun resminya, Kemenkeu memberi penjelasan kenapa membuka rekrutmen jalur umum, yaitu lewat seleksi CPNS maupun rekrutmen PPPK.

Rupanya karena kompleksitas tugas yang harus dilakukan oleh Bea Cukai. Menurut mereka, urusan kepabeanan dan cukai kurang ditangani maksimal kalau cuma mengandalkan lulusan STAN.

Bea Cukai butuh orang-orang yang ahli kimia, statistik, hukum, dan dari bidang keilmuan lain. Bahkan Bea Cukai sempat membuka rekrutmen untuk lulusan sekolah pelayaran karena membutuhkan orang-orang yang ahli di bidang itu.

Berbagai penjelasan di atas semoga dapat memperkaya wawasan terkait cara bekerja di Bea Cukai. Bila semakin mantap berkarir di Bea Cukai, segera matangkan persiapan dengan terus belajar dan berlatih supaya lulus seleksi PKN STAN, CPNS, ataupun seleksi PPPK.

Namun, sebenarnya ada banyak pilihan pekerjaan lain di Indonesia yang menawarkan gaji besar seperti di Bea Cukai. Bahkan tidak sedikit perusahaan yang berani menawarkan gaji lebih besar.

Apabila finansial memang jadi tujuan utamamu, tidak ada salahnya mempertimbangkan berbagai lowongan kerja yang dibuka oleh berbagai perusahaan. Supaya tujuan itu tercapai, penuhi berbagai persyaratannya dan kirimkan resume atau CV.

Kesulitan membuat resume yang baik? Ada layanan Resume Builder dari KarirLab yang siap membuat resume kamu menjadi outstanding! Dengan memanfaatkan layanan Resume Builder KarirLab yang telah dilengkapi AI, kalian dapat membuat resume kurang dari 5 menit dan siap dikirimkan ke perusahaan. Mudah, kan?

Jika kamu ingin mendapatkan informasi terkait pengembangan diri, pengembangan karir, dan berbagai lowongan pekerjaan/ magang terpercaya, kamu dapat bergabung dalam channel KarirLab. Kamu juga bisa mendapatkan diskon spesial, lho!

https://karirlab-prod-bucket.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com/files/privates/ygkIuXDipGwCQTYEnHtqetbKsPYLMbjTLngqqXLC.png

#beacukai
#stan
#pns
#resume