Kenali potensi karir terbaikmu melalui beragam asesmen psikologi yang terukur, cek sekarang juga! ✨✨✨!
brand-logo
secondary-logo
Kamu Freelance Pemula dan Belum Dapat Kerjaan? Simak Cara Terbaik untuk Dapatkan Job Pertama!
KarirLab TeamJune 24, 2024

Finding a Jobs

Kamu Freelance Pemula dan Belum Dapat Kerjaan? Simak Cara Terbaik untuk Dapatkan Job Pertama!

Berkat pandemi Covid-19, freelance (kerja lepas) semakin masif. Saat wabah virus korona sedang parah-parahnya, banyak perusahaan menerapkan work from home (WFH). kerja remote menjadikan banyak orang bisa melakukan pekerjaan di manapun tanpa harus berada di kantor. Nah, cara yang sama berlaku untuk pekerjaan freelance.

Banyak wisatawan asing yang liburan lama di Bali sambil tetap menjalankan freelance secara remote. Penghasilan dari kerja lepas juga tidak sedikit. Itu pula yang membuat orang tergiur memulai bekerja secara freelance. Baik itu yang sudah memiliki pekerjaan tetap ataupun belum.

Di sinilah tantangannya. Bagi banyak orang, bahkan yang sudah berpengalaman sekalipun, mendapatkan job pertama itu sulit. Sudah bikin akun di berbagai situs freelance, tapi masih belum ada klien yang berminat. Berulang kali apply project yang tersedia, eh belum tembus juga.

Kadang ada yang butuh waktu sampai berbulan-bulan loh. Meskipun, ada juga yang cuma seminggu langsung dapat job dari klien. Untuk itu, buat kamu yang baru memulai freelancing, simak tips cara mendaratkan pekerjaan lepas pertama seperti di bawah ini.

1. Profilmu adalah CV Bagimu

Sama seperti melamar pekerjaan, kita diharuskan menyertakan CV atau resume. Perusahaan akan melihat data diri dan kemampuanmu dari keduanya. Nah, kalau di situs freelance seperti Upwork, Freelancer, atau Fiverr, yang dilihat tentu saja adalah profilmu. Maka, lengkapi profil sejelas dan sebaik mungkin agar klien tidak bertanya-tanya tentangmu.

Setidaknya, kamu harus mencantumkan beberapa hal ini di profilmu:

  • Apa keterampilan yang kamu kuasai?
  • Seberapa menguasai? (buktikan dengan pengalamanmu sebelumnya)
  • Apa saja pencapaianmu berbekal keterampilan tersebut?

2. Highlight Skill dan Pengalamanmu

Klien membutuhkan pekerja lepas untuk melakukan hal-hal yang tidak dia kuasai dan hanya bisa dilakukan oleh freelancer. Maka, tonjolkan skill dan pengalaman di profilmu. Jika kamu melamar project pembuatan logo dari klien, maka kamu harus menuliskan keahlian desain dan pengalaman terkait skill tersebut di profilmu. Sampaikan juga nilai plus itu di cover letter.

3. Jadikan Portofolio sebagai Bukti

Di dunia freelancing, portofolio menjadi pembeda antara omdo alias omong doang dengan kenyataan. Seorang pekerja lepas yang mengklaim dirinya expert mendesain logo tak akan dilirik oleh klien jika tak menyertakan logo karyanya di surat lamaran atau profil.

4. Pastikan Skill dan Pengalamanmu Cocok dengan Kebutuhan Project dari Klien

Klien senang mempekerjakan freelancer yang skill dan pengalamannya relate dengan project mereka. Contohnya, ada klien yang bikin project di Upwork tentang penulisan fiksi bertema sepak bola. Para penulis yang punya pengalaman membuat artikel fiksi maupun nonfiksi bertema sepak bola pasti lebih disukai dan lebih besar peluangnya untuk di-hire.

5. Tawarkan Lebih Murah dan Lebih Cepat

Sebagai pemula, yang terpenting adalah pengalaman dan testimoni positif dari klien. Karena itu, jangan ragu untuk menawarkan jasa atau produkmu dengan tarif yang lebih murah. Selain mempertimbangkan skill freelancer, klien tentu mempertimbangkan seberapa mahal ongkos yang harus dikeluarkan.

Situs seperti Freelancer, Upwork, atau Fiverr merupakan situs global. Artinya, ada banyak pekerja lepas yang jadi pesaingmu bahkan dari luar negeri. Coba perhatikan di setiap project, pasti akan ada banyak pekerja lepas, terutama dari negara di Asia Selatan, yang menawar dengan harga miring. Ini salah satu cara yang memang lumrah dilakukan.

Selain menawarkan jasa yang murah, menjadi pekerja lepas pemula memang harus lebih effort. Tawarkan juga waktu pengerjaan yang lebih cepat. Bila orang lain menawar dalam waktu tiga hari, apabila kamu yakin bisa menyelesaikan dalam waktu sehari, maka tawarkan itu kepada klien. Hal yang terpenting adalah kamu harus betul-betul memahami kemampuanmu. Kalau kamu belum yakin dengan kemampuanmu, coba baca tips selanjutnya.

6. Kenali Potensi Diri

Para pekerja lepas yang sudah mendapat banyak job dan testimoni positif pasti sudah mengenal potensi diri mereka dengan baik. Tengok saja profilnya. Pasti mereka dengan penuh percaya diri menuliskan di profil bahwa keahlian merekalah yang terbaik.

Nah, kalau kamu belum mengenali potensi diri, pastikan dulu untuk memetakan apa yang sebenarnya jadi minat dan bakatmu. Coba ikuti asesmen yang disediakan di KarirLab. Jadikan hasil asesmen sebagai acuan untuk mengembangkan potensimu agar kamu bisa menjadi versi terbaikmu.

7. Prioritaskan Melamar Project yang Paling Kamu Kuasai

Poin ini berhubungan dengan yang sebelumnya. Kalau kamu sudah mengenali potensimu, maka kamu sudah tahu project apa yang akan kamu lirik di situs pekerja lepas. Selalu pastikan hanya melamar project yang memang sesuai dengan keahlianmu, karena ada banyak pekerja lepas mengaku bisa melakukan sesuatu yang tidak dia kuasai.

Contoh, ada pekerja lepas yang expert dalam translation tapi ikut melamar project penulisan kreatif. Kamu akan banyak menjumpai mereka dan tidak sedikit yang berasal dari luar negeri. So, jangan jadi seperti mereka, ya!

Jika kamu ingin mendapatkan informasi terkait pengembangan diri, pengembangan karir, dan berbagai lowongan pekerjaan/ magang terpercaya, kamu dapat bergabung dalam channel KarirLab. Kamu juga bisa mendapatkan diskon spesial, lho!

https://karirlab-prod-bucket.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com/files/privates/AoFhGzdvQmVXlbQehveBoUwHTRAMXIzNLxCwRmQV.png

#freelance
#freelancer
#tips