Kenali potensi karir terbaikmu melalui beragam asesmen psikologi yang terukur, cek sekarang juga! ✨✨✨!
brand-logo
secondary-logo
Mau Sukses Berkarir sebagai Talent Acquisition? Berikut Hal yang Harus Kamu Ketahui!
KarirLab TeamDecember 06, 2023

Career Guide (Specific Role)

Mau Sukses Berkarir sebagai Talent Acquisition? Berikut Hal yang Harus Kamu Ketahui!

Talent acquisition banyak diminati karena memiliki posisi penting dan strategis dalam menentukan talenta terbaik di perusahaan. Sebagai talent acquisition, dibutuhkan skill komunikasi tinggi dan negosiasi handal. Jika kamu tertarik berkarir sebagai talent acquisition, berikut hal yang harus kamu ketahui.

Apa itu Talent Acquisition?

Keberhasilan perusahaan dalam menjalankan bisnis tak lepas dari kualitas pekerja yang dimiliki. Tentu, hal itu tak lepas dari proses rekrutmen yang berkualitas sehingga mendapatkan pekerja terbaik. Nah, posisi yang memiliki tanggung jawab terkait kualitas SDM disebut talent acquisition. Melansir dari Smart Recruiters, talent acquisition memiliki tanggung jawab mengakuisisi talenta terbaik bagi perusahaan. Talent acquisition mengidentifikasi pekerja atau pencari kerja dengan kemampuan yang terbaik sesuai dengan goals perusahaan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Perbedaan Talent Acquisition dengan HRD

Banyak yang penasaran, apa beda talent acquisition dengan HRD. Meskipun sama-sama bertanggung jawab dalam merekrut pekerja, namun keduanya memiliki perbedaan. Di antaranya, rekruter atau HRD bertugas merekrut pekerja atau kandidat terbaik bagi perusahaan. Sedangkan, talent acquisition lebih ke mengidentifikasi talenta, tidak berfokus pada individu semata. Dalam hal perekrutan, biasanya talent acquisition juga akan berkomunikasi dengan HRD dalam menjalankan tanggung jawabnya.

Tanggung Jawab Talent Acquisition

Sebagai talent acquisition, kamu akan memiliki tanggung jawab dan tugas yang harus diemban. Berikut KarirLab lansir dari LinkedIn dan berbagai sumber, tugas seorang talent acquisition.

1. Mencari Kandidat

Sourcing dilakukan untuk menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Cara tersebut umumnya dilakukan dengan inbound marketing untuk menarik calon kandidat. Strategi marketing tersebut dilakukan content marketing, SEO, dan lain sebagainya. Talent acquisition juga bisa menggunakan rekomendasi dari koneksi atau observasi kandidat di perusahaan tertentu.

2. Seleksi Kandidat

Screening dilakukan untuk memilah dan memilih kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Talent acquisition mulai mencari kandidat yang dibekali keahlian sesuai kebutuhan, kepribadian yang sesuai, keahlian yang dimiliki, dan berbagai komponen lainnya. Seleksi dilakukan untuk menemukan kandidat yang terbaik sebelum diundang untuk melakukan wawancara.

3. Wawancara

Setelah melakukan seleksi, talent acquisition akan mengundang kandidat untuk wawancara. Kandidat potensial akan langsung mendapatkan panggilan interview dengan tim rekrutmen.

4. Onboarding

Tak selesai sampai kandidat direkrut, talent acquisition juga bertugas memberikan training atau pelatihan dan pengenalan perusahaan kepada kandidat terpilih. Talent acquisition bisa mengenalkan budaya kerja, fasilitas, hingga aturan di perusahaan.

Skill yang Perlu Dimiliki Talent Acquisition

Setelah memahami tanggung jawab seorang talent acquisition, kamu juga perlu mengetahui skill yang perlu dimiliki oleh talent acquisition. Berikut KarirLab rangkum dari berbagai sumber, skill yang perlu dimiliki oleh talent acquisition.

1. Komunikasi

Kemampuan berkomunikasi sangat penting bagi talent acquisition, karena mereka akan menjalin hubungan dengan berbagai pihak, mulai dari calon karyawan, manajer perekrutan, dan atasan di perusahaan. Kemampuan handal dalam berkomunikasi yang dimiliki talent acquisition akan membuat lawan bicara mudah memahami maksud dan tujuan yang disampaikan dengan mudah, baik komunikasi tersebut dilakukan secara verbal atau non verbal, melalui pesan email, percakapan melalui sambungan telepon atau hanya interaksi yang dilakukan di sosial media.

2. Active Listening

Sebagai talent acquisition, kamu harus memiliki kemampuan active listening. Melansir dari Verywell Mind, active listening yaitu fokus mendengarkan, atau memperhatikan yang disampaikan lawan bicara. Tujuannya, agar mudah memahami dan menemukan orang atau kandidat sesuai kebutuhan perusahaan.

3. Kemampuan Sosial

Memiliki kemampuan sosial atau social skill, seperti empati merupakan salah satu kemampuan untuk sukses menjadi talent acquisition. Kemampuan sosial seperti memahami diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar menjadi salah satu ability yang mesti dikuasai. Karena, kemampuan tersebut akan memudahkan kamu dalam meyakinkna kandidat bahwa kamu memahami emosi dan motivasi mereka.

4. Kemampuan Analitis

Kenapa talent acquisition harus menguasai kemampuan analitis? Perlu diketahui, saat ini dunia telah dipenuhi dengan berbagai macam data. Oleh sebab itu, talent acquisition juga perlu menguasai kemampuan analitis agar bisa improve dengan kemajuan teknologi. Selain sebatas membaca data, kemampuan analitis juga akan membantu kamu lebih mudah memahami, menganalisa, dan menerapkannya dengan tepat.

5. Negosiasi

Seperti disinggung di awal, talent acquisition akan melakukan proses sourcing kandidat. Tentu akan terjadi komunikasi antara talent acquisition dan kandidat terbaik. Oleh karena itu, seorang talent acquisition juga membutuhkan keterampilan dalam negosiasi, tujuannya untuk menarik calon kandidat agar bergabung dan senang bekerja di perusahaan.

6. Problem Solving

Saat melakukan proses pencarian kandidat, talent acquisition bisa saja menghadapi masalah. Maka, problem solving skill sangat dibutuhkan agar bisa mengatasi masalah dengan tepat dan baik. Serta, talent acquisition mampu memberikan solusi dari permasalahan yang terjadi.

7. Memahami Teknologi

Saat ini, mencari dan menemukan kandidat tak melulu dilakukan secara offline. Banyak sekali proses perekrutan dilakukan secara online. Oleh karenanya, seorang talent acquisition harus memahami teknologi dengan baik agar mudah beradaptasi dengan perkembangan zaman. Talent acquisition juga perlu memahami cara kerja, platform, dan berbagai fitur yang seringkali digunakan untuk proses perekrutan.

Talent acquisition tak hanya mengurusi proses perekrutan, tetapi lebih dari itu. Nah, bagi kamu yang ingin menjadi talent acquisition, ketahui lebih jauh tugas, tanggung jawab, dan skill yang dibutuhkan. Simak ulasan di atas dengan baik, pelajari lebih jauh agar sukses menjadi talent acquisition di masa yang akan datang.